Riwayat Berdirinya UKM ASC di Kampus 2

Riwayat Berdirinya UKM ASC di Kampus 2

Riwayat Berdirinya UKM ASC di Kampus 2

UKM ASC (AL-QUR’AN STUDY CLUB) DI KAMPUS 2 UM

 Malang– Awal mula berdirinya UKM ASC Kampus 2 UM dimulai sejak tahun 2016. Semangat dan ikhtiar untuk mengenalkan UKM ASC di kampus  2 pun muncul dari kakak-kakak angkatan 2015 yaitu  Khoirunnisa, Wasilatul Jannah, dan Nurul Wildatir Rahmah yang menjadi mentor BBQ (Bimbingan Baca Al-Qur’an). Pada masa kepemimpinan Alifudin Ikhsan muncul ide dari beliau untuk membentuk UKM ASC di kampus 2 dan akhirnya bertemu dengan ketiga orang tersebut. Setelah UKM ASC di kampus 2 terbentuk dikoordidnatori oleh Khoirunnisa, sekretaris Wasilatul Jannah dan bendahara Nurul Wildatir Rahmah.

Setelah terbentuk beserta kepengurusanya, akhirnya diadakan pembinaan hingga saat ini. Pada tahun 2015 terdapat 5 pembinaan yaitu tahsin, tartil, tilawah, tahfidz, dan khatt. Pembinaan tahsin yaitu pembinaan tentang memperbaiki bacaan Al-Qur’an beserta tajwidnya, pembinaan tartil yaitu pembinaan tentang melagukan Al-Qur’an dengan maqom atau irama tertentu. Pembinaan tilawah yaitu pembinaan tentang pembacaan Al-Qur’an yang sangat baik dan indah, bacaannya seperti qiro’ah namun menggunakan maqom dan dibaca dengan hati-hati karena perlu untuk memahami makna dari Al-Qur’an. Pembinaan tahfidz merupakan pembinaan tentang menghafal Al-Qur’an dimana peserta pembinaan muroja’ah atau setoran kepada pembina tahfidz. Sedangkan khatt yaitu pembinaan tentang memperindah tulisan dengan handam dan tinta yang dituliskan pada secarik kertas.

Pada tahun 2015 peserta pembinaan kebanyakan angkatan 2015 dan hanya 2 orang yang paling aktif dari angkatan 2014 yaitu Masluhil Inayah dan Retno Dwi Safitri. Peserta pembinaan angkatan 2014 merupakan peserta yang paling sering hadir dalam setiap pembinaan. Perihal peserta pembinaan yang pesertanya paling aktif hanya angkatan 2014, maka hal ini merupakan kendala bagi pengurus. Akhirnya pada pertengahan kepengurusan dilakukan reshuffle karena dianggap kepengurusan dari ketiga orang tersebut merasa kesulitan untuk mensyiarkan al-Qur’an yang tujuan syiar itu agar banyak peserta yang mengikuti pembinaan. Reshuffle tersebut disetujui oleh Ketua umum. Selain reshuffle kepengurusan inti, ada juga pembentukan departemen seperti departemen kaderisasi, pembinaan, dan syiar. Pada tahun 2017 terjadi pergantian kepengurusan yang diurusi oleh angkatan 2015 dengan koordinator Feny Agustina Amanda, Wasilatul Jannah sebagai CO kaderisasi, Nur Kholifah sebagai CO pembinaan dan Nur Afiyah Rohmayanti sebagai CO syiar. Karena untuk kepengurusan selanjutnya membutuhkan banyak kader, maka dicarilah kader dari angkatan 2017.

Setelah dicari, terdapatlah 20 kader dari angkatan 2017. Banyak dari angkatan 2017 yang belum mengikuti TAQUR (Ta’aruf Qur’ani) yang merupakan diklat dari UKM ASC. Namun mereka tidak mempersalahkan hal tersebut. Pada bulan November 2018 lalu ASC kampus pusat mengadakan TAQUR VI yang merupakan kesempatan bagi angkatan 2017 dan 2018  untuk mengikutinya. Sekitar 20 orang lebih yang mengikuti TAQUR terdiri dari angkatan 2017 dan 2018. Hingga saat ini terdapat 40 kader yang berasal dari kampus 2. Kader kampus 2 terdiri dari angkatan 2016, 2017, dan 2018. Kepengurusan selanjutnya dilanjutkan oleh Achmad Chafidz Reza Maulana angkatan 2016 sebagai koordinator, Choiriyah angkatan 2017 sebagai sekretaris, dan Aisyah Rohmadian angkatan 2017 sebagai bendahara. Selain itu hal baru lainnya yaitu memunculkan kembali departemen yang pernah dihapuskan yaitu departemen kesejahteraan. Terdapat tambahan pembinaan juga yaitu pembinaan fahmil yang merupakan pembinaan memahami dan memperdalam Al-Qur’an dengan penekanan pada pengungkapan ilmu Al-Qur’an serta pemahaman kandungan ayat dalam bentuk cerdas cermat.

Alhamdulillah UKM ASC Kampus 2 terus berkembang hingga saat ini. Berawal dari perjuangan para wanita yang penuh semangat dan mempunyai keinginan untuk mengenalkan dan memajukan UKM ASC di kampus 2 dengan jalan yang Allah Ridhai. Sebagai pengurus maupun anggota alangkah baiknya terus semangat dan tak lupa instropeksi diri hal apa yang perlu diperbaiki kedepannya. Para mahasiswa kampus 2 perlu  tahu bahwa di kampus 2 juga ada UKM yang membuat pemuda dan pemudi memiliki jiwa Qur’ani. Para pengurus dan anggota ASC berharap banyak mahasiswa yang tertarik untuk ikut bersama-sama belajar Al-qur’an dengan jalan yang Allah Ridhai. Aamiin ya robbal alamiin

Penulis : Ayu Rahajeng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *